You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
BPBD DKI Jakarta Gelar Trauma Healing di Posko Pengungsian PHPT Muara Angke
photo Folmer - Beritajakarta.id

BPBD DKI Gelar Trauma Healing untuk Anak Penyintas Kebakaran Pluit

Tim Reaksi Cepat  (TRC) Badan  Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, memberikan layanan trauma healing kepada anak-anak penyintas kebakaran di posko pengungsian Pengelolahan Hasil Perikanan Tradisional (PHPT) Muara Angke, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (23/4) sore. 

Perlu adanya sentuhan psikologis kepada anak-anak 

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, layanan psikososial yang diberikan di antaranya bernyanyi, mendongeng, mewarnai gambar dan membagikan makanan dan minuman ringan.

Menurut Isnawa, layanan psikososial ini untuk memulihkan psikologis anak-anak akibat musibah kebakaran agar mereka kembali bersemangat dan tetap ceria.

Layanan Trauma Healing Digelar di Lokasi Kebakaran Pademangan Barat

"Perlu adanya sentuhan psikologis kepada anak-anak penyintas bencana, karena ada yang merasa kehilangan, ketakutan, kecemasan.  Hingga perlu terapi bagaimana mereka menghadapi semua itu," ungkapnya. 

Diungkapkan Isnawa, pihaknya juga sudah menyalurkan donasi Abang Monas masing-masing berupa 30 mainan dan boneka serta pensil warna kepada anak anak penyintas kebakaran.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye1160 personFolmer
  2. Warga Hingga Wisatawan Antusias Ikuti Lomba Mancing dan Tidung Beach Run

    access_time27-06-2026 remove_red_eye1072 personAnita Karyati
  3. 1.525 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Teken Perpanjangan Kontrak Kerja

    access_time01-07-2026 remove_red_eye952 personAnita Karyati
  4. Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

    access_time27-06-2026 remove_red_eye901 personDessy Suciati
  5. Pengecoran Tanggul Dermaga Pulau Untung Jawa Capai 57 Persen

    access_time29-06-2026 remove_red_eye857 personAnita Karyati